Rabu, 30 Desember 2009

keburukan struktur organisasi dalam institusi pendidikan

Setiap institusi pasti memiliki sebuah struktur organisasi, termasuk institusi pendidikan. Ada macam struktur organisasi salah satunya struktur organisasi fungsional.

Organisasi Fungsional merupakan kekuasan pimpinan pada organisasi di limpahkan kepada pada penjabat yang memimpin satuan dibawahnya dalam bagian perkerjaan tertentu. Sebagai contoh organisasi fungsional dalam institusi pendidikan, misalkan seorang kepala sekolah yang melimpahkan tugas kepada guru untuk mengajar pelajaran bahasa inggris padahal guru tersebut bukan orang yang ahli dalam bahasa inggris, dan ini pasti membuat murid-muridnya akan kesulitan dalam menerima materi yang disampaikan.

Adapun kekeurangan dari struktur organisasi fungsional

1. Berpeluang menggunakan keterampilan dan sumber daya yang terbatas.

2. Diperintah lebih dari satu atasan

3. Insiatif perseorangan sering tertekan karena sudah dibatasi pada satu fungsi.

Struktur organisasi ini dipelopori oleh Emerson (1870). Dalam struktur organisasi ini diangkat staff tertentu untuk membantu pimpinan. Staff adalah orang yang dapat memberikan masukan kepada manajer terhadap masalah yang dihadapi oleh perusahaan, sehingga dari analisis para staff ini dijadikan sebagai tolak ukur dalam pengambilan keputusan.
Bentuk organisasi garis dan fungsional merupakan kombinasi dari organisasi garis dan fungsional. Kebaikan dan keburukan dari organisasi ini sama dengan kebaikan dan keburukan dari organisasi yang dikombinasikan.


Keburukan didalam institusi Pendidikan adalah :
• Sulitnya untuk membentuk unit organisatoris
• Tidak ada kerjasama antara bagian – bagian yang sederajat
• Kemungkinan timbulnya perselisihan antara bagian disebabkan karena adanya suatu pendapat yang berbeda antar mahasiswa atau pelajar
• Menimbulkan tirani minoritas

sumber: wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar